Dorong Pendidikan Demokrasi di SMKN 2, Riswan: Pemilihan OSIS Jadi Miniatur Demokrasi
|
Pariaman, Bawaslu Kota Pariaman - Bawaslu Kota Pariaman terus mendorong penguatan pendidikan demokrasi di kalangan generasi muda, khususnya pemilih pemula. Upaya tersebut dilakukan melalui berbagai kegiatan yang dapat menjadi ruang pembelajaran demokrasi secara langsung bagi pelajar.
Hal tersebut disampaikan Ketua Bawaslu Kota Pariaman, Riswan, saat memberikan sambutan dalam agenda Pemilihan Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMK Negeri 2 Pariaman, Rabu (16/9/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Riswan menyampaikan bahwa pelaksanaan Pemilihan Ketua OSIS dapat menjadi sarana pembelajaran demokrasi yang konkret bagi siswa. Menurutnya, proses pemilihan di lingkungan sekolah memiliki sejumlah nilai yang sejalan dengan praktik demokrasi dalam kehidupan bermasyarakat.
“Pemilihan OSIS ini merupakan miniatur demokrasi. Di sini adik-adik belajar bagaimana menggunakan hak pilih, menentukan pilihan berdasarkan pertimbangan, menghargai pilihan orang lain, serta menerima hasil pemilihan sesuai dengan mekanisme yang telah disepakati,” ujar Riswan.
Ia menjelaskan, pendidikan demokrasi tidak semata-mata berbicara mengenai pelaksanaan pemilu atau pemilihan kepala daerah. Lebih dari itu, demokrasi merupakan nilai yang perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk di lingkungan sekolah.
Menurut Riswan, sekolah memiliki posisi strategis dalam membentuk karakter generasi muda yang memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara. Karena itu, berbagai aktivitas di lingkungan sekolah dapat diarahkan menjadi ruang pembelajaran untuk menumbuhkan sikap demokratis.
“Demokrasi bukan hanya tentang datang ke tempat pemungutan suara kemudian mencoblos. Demokrasi juga tentang bagaimana kita menyampaikan pendapat, menghargai perbedaan, mendengarkan orang lain, menaati aturan, dan bertanggung jawab terhadap pilihan yang kita ambil,” jelasnya.
Ia juga mengajak seluruh siswa untuk mengikuti proses Pemilihan Ketua OSIS dengan menjunjung tinggi kejujuran dan sportivitas. Bagi para calon, kompetisi dalam pemilihan diharapkan menjadi pengalaman untuk belajar menyampaikan gagasan dan menawarkan program secara baik kepada pemilih.
Editor : Cha_MY