Pentingnya Peran Perempuan dalam Demokrasi, Bawaslu Kuatkan Koordinasi Konsolidasi bersama Bundo Kanduang Pariaman
|
Pariaman, Bawaslu Kota Pariaman -Dalam rangka memperingati International Women’s Day, Bawaslu Kota Pariaman terus mendorong penguatan peran perempuan dalam demokrasi melalui kegiatan konsolidasi dan koordinasi bersama Bundo Kanduang Kota Pariaman pada Selasa, 10 Maret 2026.
Kegiatan ini menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan partisipasi perempuan untuk turut serta menjaga kualitas demokrasi yang bersih, jujur, dan berintegritas. Perempuan dinilai memiliki peran penting tidak hanya sebagai pemilih, tetapi juga sebagai agen pengawasan dalam setiap tahapan pemilu.
Koordinasi yang dilakukan merupakan upaya membangun sinergitas antara Bawaslu dengan tokoh perempuan di Kota Pariaman, khususnya Bundo Kanduang yang selama ini dikenal sebagai penjaga nilai-nilai adat, moral, serta kearifan lokal dalam kehidupan bermasyarakat.
Melalui peran strategis tersebut, Bundo Kanduang diharapkan mampu menjadi mitra Bawaslu dalam menyebarluaskan edukasi demokrasi serta mendorong kesadaran masyarakat, khususnya perempuan, untuk lebih aktif dalam pengawasan partisipatif.
"Kami berkomitmen akan terus mendukung Bawaslu dalam melaksanakan pengawasan partisipatif. Sebagaimana kita sebagai ibu-ibu, tentunya suara kita didengar oleh anak-anak kita yang sudah memiliki hak pilih khususnya dan tetangga sekitar pada umumnya. Kami ikut serta dalam menyampaikan kepada mereka untuk tidak melakukan tindakan pelanggaran pemilu yang nantinya bisa merugikan diri sendiri", ucap Mawarniati selaku Ketua Bundo Kanduang Kota Pariaman.
Ketua Bawaslu, Riswan sangat mengapresiasi kehadiran dari Bundo Kanduang Kota Pariaman yang juga sebagai suri tauladan dalam lingkungan masyarakat.
"Saya sangat mengapresiasi dukungan dari Bundo Kanduang terhadap pengembangan pengawasan partisipatif ini. Karena dapat membantu Bawaslu dalam menjaga demokrasi agar tetap bersih dan berintegritas. Apalagi kalau dilihat dari situasi di lapangan, menjelang pesta pemilu tentunya banyak sekali kaum wanita atau ibu-ibu yang menjadi sasaran politik uang. Untuk itu kami rasa Bundo Kanduang juga dapat berperan dalam mengatasi kecurangan pemilu dan pemilihan yang melibatkan kaum perempuan", ujarnya.
Dengan adanya koordinasi ini, diharapkan sinergi antara Bawaslu Kota Pariaman dan Bundo Kanduang dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat pengawasan partisipatif serta memperluas keterlibatan perempuan dalam proses demokrasi ke depan.
Bawaslu Kota Pariaman berkomitmen untuk terus membuka ruang kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk kelompok perempuan, guna mewujudkan demokrasi yang lebih inklusif, berkeadilan, dan bermartabat.
Editor : Cha_MY