Lompat ke isi utama

Berita

Konsolidasi Demokrasi Bawaslu bersama SMK N 1 Pariaman, Tekankan Pentingnya Penanaman Demokrasi Sejak Dini

Konsolidasi demokrasi bersama SMK N 1 Pariaman, 11/05/2026

Konsolidasi demokrasi bersama SMK N 1 Pariaman, 11/05/2026

Pariaman, Bawaslu Kota Pariaman - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pariaman kembali melaksanakan kegiatan konsolidasi demokrasi bersama kalangan pelajar melalui pelaksanaan upacara bendera di SMK Negeri 1 Pariaman, Senin (11/05/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Bawaslu dalam menanamkan nilai-nilai demokrasi, meningkatkan kesadaran politik, serta membangun pemahaman generasi muda terhadap pentingnya partisipasi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara sejak dini.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Kota Pariaman, Riswan bertindak sebagai pembina upacara dan menyampaikan amanat mengenai pentingnya penanaman demokrasi sejak dini.

"Generasi muda adalah generasi penerus bangsa. Siswa -siswi harus menjaga demokrasi melalui sikap disiplin, tanggung jawab, serta menghargai perbedaan pendapat. Pelajar sebagai generasi penerus bangsa dinilai memiliki peran penting dalam menciptakan demokrasi yang sehat dan berintegritas di masa mendatang", ujarnya.

Bawaslu Kota Pariaman juga menekankan bahwa pendidikan demokrasi tidak hanya dilakukan menjelang pemilu, tetapi perlu ditanamkan sejak usia sekolah agar tumbuh kesadaran untuk menjadi warga negara yang aktif, kritis, dan bertanggung jawab. Melalui kegiatan upacara bendera ini, siswa diajak memahami bahwa demokrasi dapat dimulai dari lingkungan terdekat, seperti menghargai aturan sekolah, musyawarah, hingga menjaga persatuan di tengah keberagaman.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Bawaslu dalam membangun kesadaran demokrasi dan pengawasan partisipatif di kalangan pemilih pemula.

Bawaslu berharap pelajar mampu menjadi agen edukasi di lingkungan sekolah maupun masyarakat dalam menjaga nilai demokrasi yang jujur dan adil. Melalui konsolidasi demokrasi ini, Bawaslu Kota Pariaman akan terus hadir di tengah masyarakat, khususnya di lingkungan pendidikan, dalam rangka memperkuat budaya demokrasi dan meningkatkan kesadaran pengawasan partisipatif sejak usia dini.

Editor : Cha_MY