Kolaborasi Podcast Bawaslu Pariaman bersama UKM Unisbar terkait Lawan Hoaks Politik dalam Demokrasi
|
Pariaman, Bawaslu Kota Pariaman - Dalam upaya memperkuat literasi demokrasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya hoaks politik, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kota Pariaman melakukan konsolidasi demokrasi dengan Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Sumatera Barat (Unisbar) dengan menggelar podcast edukatif bertajuk “Lawan Hoaks Politik: Suara Mahasiswa untuk Demokrasi Sehat” pada Rabu (3/6/2026). Kegiatan ini menghadirkan Ketua UKM Relawan Mahasiswa Pecinta Alam (Rempala), Apri Zayudi Pratama, sebagai narasumber.
Podcast ini menjadi ruang dialog yang membahas pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam menangkal penyebaran hoaks politik, khususnya di era digital yang ditandai dengan derasnya arus informasi melalui media sosial. Diskusi menekankan bahwa kemampuan masyarakat untuk memilah informasi yang benar merupakan salah satu fondasi penting dalam menjaga kualitas demokrasi.
Dalam diskusinya, Apri Zayudi Pratama yang biasa dipanggil Yudi menyampaikan bahwa mahasiswa memiliki tanggung jawab moral untuk menjadi pelopor dalam menyebarkan informasi yang benar dan mengedukasi masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.
"Sikap kritis, budaya literasi, dan kebiasaan melakukan verifikasi informasi menjadi langkah penting dalam mencegah penyebaran hoaks yang dapat memicu polarisasi serta menurunkan kepercayaan publik terhadap proses demokrasi", ujarnya.
Melalui podcast ini, Bawaslu Kota Pariaman juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial dengan selalu memeriksa kebenaran informasi sebelum membagikannya. Upaya pencegahan hoaks tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat guna menciptakan ruang digital yang sehat dan kondusif.
Kolaborasi antara Bawaslu Kota Pariaman dan UKM Universitas Sumatera Barat ini merupakan bagian dari komitmen dalam memperluas pendidikan pengawasan partisipatif serta membangun budaya demokrasi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab. Melalui sinergi dengan kalangan akademisi dan mahasiswa, diharapkan semakin banyak generasi muda yang terlibat aktif dalam menjaga integritas informasi serta mewujudkan demokrasi yang sehat, berkualitas, dan bebas dari hoaks.
Editor : Cha_MY