Lompat ke isi utama

Berita

Pemilihan OSIS SMK N 2 Pariaman melalui E-Voting, Bawaslu Pariaman Apresiasi Inovasi Menjadi Prestasi

Kehadiran Ketua Bawaslu Kota Pariaman, Riswan dalam penghitungan suara pemilihan calon ketua dan wakil ketua OSIS SMKN 2 Pariaman, 16/09/26

Kehadiran Ketua Bawaslu Kota Pariaman, Riswan dalam penghitungan suara pemilihan calon ketua dan wakil ketua OSIS SMKN 2 Pariaman, 16/09/26

Pariaman, Bawaslu Kota Pariaman - Bawaslu Kota Pariaman mengapresiasi inovasi SMK Negeri 2 Pariaman dalam melaksanakan Pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) melalui sistem electronic voting (e-voting) menggunakan aplikasi Piliah-E. Inovasi tersebut dinilai tidak hanya menghadirkan kemudahan dalam proses pemilihan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran demokrasi bagi generasi muda. Hal itu disampaikan Ketua Bawaslu Kota Pariaman saat menghadiri proses penentuan hasil E-voting pemilihan OSIS SMK N 2 Pariaman.

Penggunaan e-voting merupakan sebuah inovasi yang dapat menjadi pengalaman positif bagi siswa, khususnya dalam mengenal pemanfaatan teknologi dalam proses demokrasi. Penggunaan teknologi juga dapat mendorong siswa untuk memahami pentingnya proses pemilihan yang transparan, tertib, dan bertanggung jawab.

Menurut Riswan, inovasi yang dilakukan SMK Negeri 2 Pariaman merupakan suatu hal yang kreatif.

"Inovasi ini merupakan satu hal yang dapat menunjukkan bahwa pendidikan demokrasi yang dapat dikembangkan melalui berbagai pendekatan yang kreatif dan sesuai dengan perkembangan teknologi.

Lebih lanjut, Riswan mengapresiasi pihak sekolah yang telah menghadirkan metode e-voting dalam pemilihan OSIS. Menurutnya, inovasi tersebut dapat menjadi pengalaman demokratis bagi siswa sekaligus mendorong lahirnya generasi muda yang melek terhadap proses demokrasi.

“Ketika sebuah inovasi mampu memberikan manfaat dan menjadi contoh bagi yang lain, maka inovasi tersebut dapat menjadi prestasi. Ini yang kita harapkan dari pendidikan demokrasi di sekolah,” lanjutnya.

Melalui sistem pemilihan yang praktis ini, menjadikan pelaksanaan pemilihan OSIS ini lebih efektif dan efisien. Mengingat kondisi udara yang terdampak asap akibat kebakaran yang terjadi di sejumlah wilayah membuat para murid melaksanakan proses pembelajaran dari jarak jauh. Namun tidak mengganggu proses pelaksanaan pemilihan karena e-voting dapat dilaksanakan dari rumah karena sistem terkoneksi melalui nomor Handphone pemilih. Sehingga pemilihan di sekolah diikuti oleh Kepala Sekolah beserta majelis guru.

Bawaslu Kota Pariaman juga berharap praktik baik yang dilakukan SMK Negeri 2 Pariaman dapat terus dikembangkan dan menjadi inspirasi bagi satuan pendidikan lainnya. Pendidikan demokrasi yang dimulai dari lingkungan sekolah diharapkan dapat membentuk pemilih pemula yang tidak hanya menggunakan hak pilihnya, tetapi juga mampu menjadi pemilih yang peduli, cerdas dan bertanggung jawab.

Editor : Cha_MY