Konsolidasi Demokrasi, Riswan: ASN di Lingkungan Sekolah Harus Tetap Menjaga Netralitas
|
Pariaman, Bawaslu Kota Pariaman - Bawaslu Kota Pariaman terus mendorong penguatan konsolidasi demokrasi melalui komunikasi dan koordinasi dengan berbagai pihak, termasuk lingkungan satuan pendidikan. Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam konsolidasi tersebut adalah pentingnya menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan SMA N 1 Pariaman.
Bersama Kepala Sekolah, Ketua Bawaslu Kota Pariaman, Riswan, mengingatkan bahwa ASN yang bertugas di lingkungan sekolah harus tetap menjaga profesionalitas dan netralitas dalam menghadapi dinamika politik. Hal tersebut penting agar ASN dapat menjalankan tugas dan memberikan pelayanan pendidikan secara objektif serta tidak terpengaruh oleh kepentingan politik tertentu.
“ASN di lingkungan sekolah harus tetap menjaga netralitas. Jangan sampai lingkungan pendidikan yang seharusnya menjadi ruang pembelajaran dan pembentukan karakter justru dipengaruhi oleh kepentingan politik praktis,” ujar Riswan.
Menurut Riswan, sekolah memiliki posisi strategis dalam membangun pemahaman demokrasi kepada generasi muda. Guru dan tenaga kependidikan tidak hanya berperan dalam proses pembelajaran, tetapi juga menjadi bagian dari lingkungan yang memberikan contoh kepada peserta didik mengenai sikap profesional, objektif, dan bertanggung jawab.
Dalam konsolidasi demokrasi tersebut, Riswan juga mengajak kepala sekolah dan jajaran di lingkungan pendidikan untuk bersama-sama membangun suasana sekolah yang kondusif, inklusif, dan bebas dari pengaruh politik praktis.
Bawaslu Kota Pariaman berharap konsolidasi demokrasi bersama lingkungan pendidikan dapat memperkuat sinergi sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pentingnya netralitas ASN. Upaya tersebut diharapkan turut mendukung terciptanya ekosistem demokrasi yang berintegritas serta mendorong lahirnya generasi muda yang memahami nilai-nilai demokrasi sejak dini.
Editor : Cha_MY