Lompat ke isi utama

Berita

Bersama KPU, Komunitas Disabilitas dan SLB, Riswan : Mari Perkuat Kolaborasi Demi Demokrasi Berintegritas

Sambutan ketua bawaslu kota pariaman, riswan dalam koordinasi bersama KPU dan kelompok disabilitas, 26/05/2026

Sambutan ketua bawaslu kota pariaman, riswan dalam koordinasi bersama KPU dan kelompok disabilitas, 26/05/2026

Pariaman, Bawaslu Kota Pariaman - Dalam upaya memperkuat penyelenggaraan demokrasi yang inklusif dan berintegritas, Bawaslu terus membangun sinergi dengan berbagai pihak, termasuk KPU, komunitas disabilitas Kota Pariaman seperti National Paralimpic Commite (NPC) yang juga tergabung dalam Persatuan Penyandang Disabilitas (PPDI) serta Sekolah Luar Biasa (SLB). Kolaborasi tersebut diwujudkan melalui kegiatan konsolidasi dan koordinasi bersama yang dilaksanakan di ruangan Ketua Bawaslu guna memastikan hak politik seluruh masyarakat dapat terpenuhi secara adil dan setara.

Koordinasi ini dilaksanakan pada selasa, 26/05/2026. Selain meningkatkan silaturahmi, koordinasi ini membahas upaya peningkatan aksesibilitas informasi kepemiluan, dan pendidikan politik bagi penyandang disabilitas, hingga pengawasan partisipatif yang melibatkan komunitas disabilitas dan lembaga pendidikan khusus. Selain itu, dibahas pula pentingnya penyediaan sarana dan layanan yang mendukung pemilih disabilitas agar dapat menggunakan hak pilihnya secara mandiri dan nyaman.

Ketua Bawaslu Kota Pariaman, Riswan, menegaskan pentingnya membangun ruang demokrasi yang ramah bagi penyandang disabilitas. Menurutnya, keterlibatan aktif kelompok disabilitas dalam setiap tahapan pemilu menjadi bagian penting dalam mewujudkan demokrasi yang berkualitas.

“Kolaborasi antara Bawaslu, KPU, komunitas disabilitas, dan SLB harus terus diperkuat. Demokrasi yang berintegritas lahir dari partisipasi seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali,” ujar Riswan dalam kegiatan koordinasi tersebut.

Ketua NPC, Syahrial menyampaikan apresiasi atas komitmen Bawaslu Kota Pariaman dalam membuka ruang dialog bersama komunitas disabilitas. Mereka berharap sinergi yang telah terbangun dapat terus berlanjut, tidak hanya menjelang pemilu tetapi juga dalam program pendidikan demokrasi secara berkelanjutan.

Dengan pertemuan ini diharapkan dapat melahirkan MoU atau kerja sama yang dapat meningkatkan kualitas demokrasi di Kota Pariaman. Selain itu juga berharap tercipta ekosistem demokrasi yang inklusif, partisipatif, dan berintegritas, sehingga seluruh warga negara memiliki kesempatan yang sama dalam menentukan masa depan bangsa melalui proses pemilu yang demokratis.

Editor : Cha_MY