Bawaslu Pariaman Fasilitasi Penguatan Pemahaman Kepemiluan bagi Kelompok Disabilitas
|
Pariaman, Bawaslu Kota Pariaman - Bawaslu Kota Pariaman melakukan fasilitasi kegiatan penguatan pemahaman kepemiluan bagi kelompok disabilitas sebagai upaya mendorong terciptanya demokrasi yang inklusif dan partisipatif. Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan melibatkan komunitas disabilitas National Paralumpic Commite (NPC), serta tenaga pendidik dari SLB 1 dan SLB 2 Pariaman.
Kegiatan fasilitasi yang dilaksanakan di ruang rapat Bawaslu pada selasa, 26/05/2026 ini juga dihadiri oleh KPU Kota Pariaman.
Kegiatan ini menjadi ruang untuk mengevaluasi pelaksanaan dan pengawasan pemilu tahun 2024. Selain itu juga sebagai momen untuk memberikan kritik, masukan dan usulan positif kepada Bawaslu demi pengembangan dan kemajuan demokrasi.
Ketua Bawaslu, Riswan menegaskan bahwa seluruh warga negara memiliki hak yang sama dalam proses demokrasi, termasuk kelompok disabilitas. Oleh karena itu, akses informasi kepemiluan yang mudah dipahami dan ramah disabilitas menjadi hal penting untuk terus diperkuat.
"Momen ini sangat tepat rasanya untuk menampung masukan masukan dari rekan-rekan dan stakeholder yang ada terhadap Bawaslu Kota Pariaman. Masukan ini tentu saja menjadi bahan evaluasi kami dan cambuk bagi Bawaslu dalam melaksanakan tugas-tugas pengawasan dalam mewujudkan demokrasi yang berintegritas", ujar Ketua Bawaslu, Riswan.
Di momen yang sama, Wakil Kepala SLB 1 Pariaman, Suci juga menyampaikan bagaimana kecenderungan siswa disabilitas dalam memahami kehidupan dan demokrasi.
"Di sekolah kami siswa-siswa disabilitas hidupnya sudah mulai teratur. Sudah menjadi sarapan pagi mereka jika ketika hadir di sekolah yang dilakukan adalah bersalaman dan itu selalu mereka lakukan setiap harinya. Begitu juga dengan pemahaman kepemiluan. Kami juga sudah mengajarkan bagaimana cara pemilihan OSIS. Berangkat dari itu kami dengan keterbatasan mereka, sebisa mungkin membentuk karakter siswa yang mengerti akan demokrasi walaupun di tingkat kecil", ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Pariaman berharap kesadaran masyarakat, khususnya kelompok disabilitas, terhadap pentingnya pengawasan partisipatif semakin meningkat menuju terciptanya pemilu yang demokratis, adil, dan inklusif.
Editor : Cha_MY